Oleh: nam muhamad | Februari 6, 2010

mesir tidak hanya padang pasir

mengingat kedatanganku ke mesir pertama kalinya, aku menyesal karena mesir tidak seindah yang aku banyangkan, tempat pertama aku singgah adalah cairo, dan tak seperti dugaanku, di cairo yang notabenya adalah kotabesar di dunia, tapi setelah aku sampai di cairo, banyak hal yang membuat aku mengelus dada, aku tak yakin dapat bertahan dengan keadaan seperti ini, dan aku ingin sekali langsung pulang dan kembali ke indonesia lagi, jelas donk aku mikir kalau aku pulang akan banyak orang kecewa dengan keputusanku itu, dam biaya juga tak murah untuk ongkos aku pulang.
Aku mencoba bersabar, dan aku ingat bahwa kelak aku setelah lulus dari sini akan menjadi ustadz atau guru seperti keinginanku dulu, kalau aku jadi ustadz aku harus memahami islam seluruhnya, walaupun itu sulit, dan sekarang Allah telah memberiku kesempatan untuk melakukan hal itu disini, kenapa aku tak melakukannya, dengan motivasi ini, ketakutanku akan mensir menjadi sebuah rasa syukur karena ku sekarang berada di negri para nabi.

Oleh: nam muhamad | Juni 30, 2009

come back yo salatiga

come back salatiga

kira kira kemaren tanggal berapa ya?…. udah, yang penting kemaren hari yang menarik bagiku.
Sebelumnya aku ada di rumah 2 hari, setelah kepulanganku dari bondowoso. sampai kemaren, aku pengen bersngkst ke pondok yang ada di salatiga, dalam rencanaku, aku pengen berangkat pagi hari, tapi karena malamharinya aku tidur kemaleman, jadinya aku bangun juga kesiangan, setelah shalat shubuh, aku bergegas mandi dan persiapan pergi.
sampai jam 06.00 aku baru selesai persiapan dan sarapan, dengan diantar bapakku dan adikku azan, aku berangkat ke jongbiru, untuk menanti bis yang menuju ke surabaya. Akhirnya dapat bus pelita indah, dan tak ada masalah sampai di kertosono.
karena waktu itu hari libur, jadi busnya penuh sesak, sampai akhirnya ada bus yang mendingan penumpangnya, aku naik bus itu, dan alhamdulillah bus g penuh sesak sampai akhirnya aku dioper ke bus lainnya, gara gara apa coba?
gara garanya bus yang aku tumpangi itu nyerempet kijang, sampai lampu belakangnya pecah, teruz datang polisi, dan meminta sopirnya dibawa ke pos polisi terdekat untuk di introgasi.
and akhirnya aku ganti bus. padahal di bus sebelumnya aku dah kenal seorang!
di bus yang ini alhamdulillah lancar sampai sebelum masuk ke terminal solo. ada ibu ibu yang kecopetan! kasihan banget….
truz aku ganti bus ke salatiga dan…..
sampai deh di pondokku tercinta..
tapi sayang sepi banget!
cuman ada sa’ad dan keluarganya, aku lihat anaknya juga yang bernama muhamad farrel aqil, he he he lucu namanya! tapi itu anak pertama STAGE17.
sampai malam g ada kegiatan apa apa!
tapi aku seneng banget bisa kembali ke pondikku!
thaks Allah, n thanks ila..

Oleh: nam muhamad | Juni 28, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.